Selamat Datang di assiry.kaligrafi-masjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

assiry.kaligrafi-masjid.comadalah buah karya dari Muhammad Assiry Jasiri, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi ternama di Kudus. Kemudian ia hijrah ke Jakarta dan belajar ilmu seni rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi. Kini, segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik di tingkat Nasional maupun di Asia tenggara (ASEAN). Sudah begitu banyak pula masjid/musholla, gedung, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik, serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

Wawasan Seni Rupa


awasan seni pada hakekatnya adalah Pandangan, Sikap, Pikiran, dan Perasaan terhadap Kesenian. Berkembangnya wawasan seni seseorang dipengaruhi oleh usia, pikiran,pengalamgan dan keakraban dengan dunia seni, sehingga kualitas pemahaman terhadap karya seni tergantung bagaimana manusia pada usia tertentu mampu mengembangkan pikiran dan perasaan dalam memperoleh pengalaman keakraban dengan dunia seni.

Seni berkembang sejalan dengan perkembangan kehidupan manusia, dan tidak dapat dipungkiri bahwa seni merupakan bagian dari hasil aktivitas manusia yang disebut Budaya. Jadi seni merupakan bagian dari budaya yang menyangkut segi keindahan. Budaya berasal dari bahasa sansekerta buddayah yang merupakan jamak dari kata buddhi atau akal budi. Dan kebudayaan adalah kegiatan manusia untuk mengembangkan kehidupan secara lahir dan batin dengan membuat ciptaan – ciptaan baru.Dalam proses memahami seni keakraban perlu dikembangkan, kearah pendalaman Apresiasi dan Kreasi karya seni.Sehingga pemahaman seni dapat menjelma menjadi bagian dari proses kehidupan kita.

Gambaran tentang seni sering tidak jelas dan kebanyakan sering terlalu sempit dalam pemahamannya, seni yang kita kenal dalam kehidupan sehari- hari pada umumnya sudah tua usianya. Sebagai contoh yang kita jumpai dalam kehidupan kita sehari – hari ; Sebuah lukisan yang tergantung di dinding, Arca pada candi yang sering kita lihat serta beraneka tarian yang sering juga kita nikmati, semua itu adalah wujud dari suatu karya seni. Batasan yang paling sederhana yang selama ini kita pahami, seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia. Apakah sesederhana itukah seni itu ?. Banyak seniman , atau budayawan yang memberikan pemahaman tentang seni misalnya :

• Herbert Read Seni adalah “suatu usaha untuk menciptakan bentuk – bentuk yang menyenangkan “ Bentuk yang demikian itu dapat memuaskan kesadaran keindahan kita dan satu kegiatan rokhani dari para pengamatnya untuk mencari satu nilai keharmonisan

• Thomas Munro Seni adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek –efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya . Efek tersebut meliputi tanggapan – tanggapan yang berbentuk pengamatan, pengenalan, imajinasi yang rasional maupun emosional.

Seni harus ditanggapi secara serius, dengan segenap fungsi – fungsi jiwa yang ada, jadi tidak benar kalau dalam mereaksi suatu hasil karya seni kita sudah cukup puas sesuah mengetahui obyeknya.Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa Seni adalah “ Pengalaman estetika yang diujudkan melalui kegiatan yang menghasilkan karya pesona “

• Ki Hajar Dewantoro Seni adalah “ Segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya dan bersifat indah, hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia lainnya “. Dalam hal ini seni merupakan hasil keindahan yang mampu membuat pemindahan perasaan ( Transfer of feeling

• Akhdiat Kartamiharja Seni adalah “ Kegiatan rokhani yang merefleksi realitet ( kenyataan ) dalam suatu karya yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rokhani si penerimanya “.

• Muhammad Assiry Jasiri Seni adalah ” Perwujudan dari karakter jiwa (Ruhaniyah) yang diwujudkan dengan perantaraan alat-alat jasmani untuk menciptakan sesuatu yang memiliki nilai estetika dan menumbuhkan kepribadian trampil, dinamis, kreatif.

Jadi seni dalam hal ini merupakan kegiatan rokhani bukan sekedar kegiatan jasmani. Bila seseorang menggambar hanya menggerakkan tangannya tanpa aktivitas jiwa, belum dapa disebut berkarya seni. Disinilah bedanya antara seniman dengan tukang yang hanya sekedar meniru / menyalin karya tanpa ada rasa yang mnyertainya. Dari beberapa pendapat tentang definisi seni semuanya meletakkan Estetika atau nilai – nilai keindahan sebagai acuan wujud sebuah proses, padahal rasa indah adalah sesuatu yang tidak dapat diperdebatkan. Rasa indah tidak stabil sebab rasa indah selalu mengalami pertumbuhan mengikuti perkembangan waktu, tempat, dan budaya yang berkembang.Sehingga rasa indah memiliki ciri dan karakter yang berbeda. Kesadaran estetis bersifat teoritis dan hanya sampai pada tingkat kegiatan rokhani, sementara kegiatan menciptakan hasil yang estetis ada 2 yaitu :

• Kegiatan Pertama Kegiatan pengamatan kualitas materiil adalah mengamati unsur pembentuk suatu karya yang ingin diwujudkan.

• Kegiatan Kedua Kegiatan penyusunan dari hasil pengamatan menjadi bentuk yang menyenangkan. Bila tingkatan kedua dilanjutkan maka akan terjadi proses penyusunan atas hasil persepsi dengan melibatkan emosi atau perasaan yang dinyatakan ( ekspresi ) hingga terbentuk suatu hasil estetika yang disebut Seni.


CABANG SENI

Berdasarkan bentuknya Karya seni dibedakan menurut unsur atau bahan yang digunakan untuk membentuk, yaitu :

1. Seni Rupa

karya seni yang mempunyai rupa ( wujud ) artinya karya seni rupa merupakan hasil proses kreatif yang indah dan mempunyai wujud dan dapat dinikmati dengan indra pengelihatan ( mata ). Karya seni rupa dibentuk oleh unsur atau bahan yang berbentuk dan berwujud. Menurut sifatnya seni rupa adalah karya seni Visual

2. Seni Musik ( Suara )

Dalam seni musik, suara merupakan unsur atau bahan pembentuk. Dalam gambaran pengertian seni musik yang paling sederhana yaitu perwujudan / manifestasi dari kehidupan cipta, rasa, dan karsa seseorang dalam bentuk suara dan irama yang memuaskan. Sehingga dalam perwujudan karya seni musik menempatkan indra pendengaran sebagai alat penikmat. Menurut sifatnya seni musik adalah karya seni Audio

3. Seni Tari

Unsur utama dalam perwujudan seni tari adalah gerak, yang dimaksud disini adalah gerak ekspresi ( mimik ) dan gerak organ tubuh ( pantomimik ) yang dipadu dalam keharmonisan. Menurut Drs. Sudarsono, direktur Akademi Seni Tari Indonesia di Yogyakarta, Tari adalah “ ekspresi jiwa manusia yang diujudkan dalam bentuk gerak ritmis yang indah “ Menurut sifatnya seni Tari adalah karya seni Visual

4. Seni Sastra

rangkaian kata yang berbentuk kalimat bermakna yang mampu menampilkan rangkaian indah serta memberikan terjemahan ekspresi kehidupan . Menurut sifatnya seni sastra adalah karya seni Visual

5. Seni Drama / Teater

Pada dasarnya seni drama / teater adalah rangkaian unsur – unsur Rupa, gerak, Suara, dan Sastra yang menjadi perwujudan karya seni dengan mengungkap nilai kehidupan manusia . Menurut sifatnya seni drama adalah karya seni Audio-Visual
Close Menu