Selamat Datang di assiry.kaligrafi-masjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

assiry.kaligrafi-masjid.comadalah buah karya dari Muhammad Assiry Jasiri, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi ternama di Kudus. Kemudian ia hijrah ke Jakarta dan belajar ilmu seni rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi. Kini, segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik di tingkat Nasional maupun di Asia tenggara (ASEAN). Sudah begitu banyak pula masjid/musholla, gedung, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik, serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

PEMBUATAN SENI EBRU ATAU MARBLING

PSKQ Modern, 14 Oktober 2016




Pada postingan ini kita akan membahas tentang seni ebru yang pada postingan sebelumnya secara sekilas kita telah mengetahui kolaborasi antara seni kaligrafi dan seni ebru. Nah selanjutnya kita akan mencoba melihat lebih jauh, bagaimana proses pembuatan seni ebru tersebut dan alat serta bahan apa yang digunakan dalam pembuatan seni ebru.

Seni ebru ditemukan pada abad ke 13 M di Turkistan dan selajutnya menyebar ke berbagai negara seperti China, India dan Anatolia (sekarang Turki). Pada saat itu para seniman kaligrafi Seljuk dan Turki Usmani (Ottoman) banyak menggunakan seni marbling untuk menghiasi sampul-sampul buku mereka. Selanjutnya penggunaan seni ebru semakin meluas higga digunakan pada dokumen resmi dan surat menyurat. Kemudian para seniman Turki lah yang mengembangkan seni ini dan menemukan banyak cara membuat seni ebru serta menyempurnakan tekhnik pembuatannya. Hal inilah yang kemudian menjadikan negara Turki sebagai pusat seni marbling selama berabad abad sampai sekarang. Masyarakat turki selanjutnya menyebut seni marbling ini dengan sebutan seni EBRU. Kata ebru sendiri oleh masyarakat Turki mungkin diturunkan dari kata Ebrí yang berarti awan, dan dari kata Abrú yang berarti permukaan air.

Bahan Utama Seni Marbling

Bahan utama pembuatan seni marbling yaitu getah Travaganth, yang mungkin bagi kita masyarakat Indonesia pasti asing mendengar nama tersebut karna memang  tidak tersedia di Indonesia.  Untuk kita yang mungkin ingin membuat seni marbling tersebut harus membelinya secara online, atau malah lebih bagusnya lagi anda bisamenemukan bahan alternatif untuk seni marbling. Kan kita tau sendiri, Negara kita Indonesia merupakan Negara kaya yang akan jenis mineral dan getah-getahan yang tersedia.

Disini saya tidak akan menjelaskan detail cara pembuatan seni Ebru karena saya sendiri juga belum pernah membuat seni ebru. Dibawah ini saya hanya akan menuliskan beberapa rangkuman tulisan yang saya kutip mengenai cara membuat seni Ebru. Bahan-bahan dan alat-alat pembuatan Ebru (beberapa diantaranya khas Turki), antara lain :

1.  Kitre atau getah tragacanth
Kitre diperoleh dari menyadap getah sejenis pohon berduri khas Timur Tengah dan Turki. Ketika kering warnanya putih tulang. Tersedia dalam bentuk cair dan bubuk.


Cara menyiapkan getah ini untuk siap digunakan pada seni ebru yaitu, siapkan tiga sendok Getah tragacanth dicampur dengan air hingga meleleh dan larut. Takaran campuran ini mesti tepat, agar pewarna yang diteteskan bisa mengambang. Larutan itu kemudian didiamkan selama dua hari, setelah dua hari cairan akan berubah agak kental dan lengket. 

2.  Tray/wadah digunakan untuk menampung media lukis. Besarnya disesuaikan dengan ukuran kertas yang akan digunakan. Larutan getah Tragacanth yang sudah siap dituangkan kedalam tray.

3.  Pewarna alami
Pewarna ini berasal dari mineral dan tumbuh-tumbuhan. Pewarna ini biasanya dicampur dengan empedu hewan (cattle gall), supaya ketika pewarna diteteskan kedalam tray, ia bisa mekar. Cairan gall ini beraroma tidak enak, dan tersedia secara online.





4.  Peralatan Lukis,
Peralatan lukis yang digunakan antara lain kuas dari bulu kuda (horsehair), pipet, sisir, tongkat dan lain lain.

Bila peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan sudah siap, maka kita mulai saja pembuatan seni ebru:
1.      Cipratkan pewarna pada wadah yang telah diberi larutan getah Tragacanth. Pewarna akan membentuk pola-pola marmer diatas larutan tragacanth.
2.      Teteskan warna warna yang disukai, lalu buat menjadi motif yang diinginkan.
3.      Letakkan kertas diatas pola-pola yang telah dibuat. Setelah kertas diangkat, anda akan mendapatkan seni Ebru yang indah.

Untuk lebih jelasnya lagi, mendingan tonton saja videonya. Berikut ini adalah beberapa video tentang Seni Ebru :





Sedangkan video berikut ini adalah proses pembuatan seni ebru ukuran raksasa :











Close Menu