Selamat Datang di assiry.kaligrafi-masjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

assiry.kaligrafi-masjid.comadalah buah karya dari Muhammad Assiry Jasiri, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi ternama di Kudus. Kemudian ia hijrah ke Jakarta dan belajar ilmu seni rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi. Kini, segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik di tingkat Nasional maupun di Asia tenggara (ASEAN). Sudah begitu banyak pula masjid/musholla, gedung, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik, serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

CERITA CINTA KO ALAY

Assiry gombal mukiyo, 2016
-Sedemikian miskinkah ide dan gagasan tentang sebuah cerita cinta yang dikemas meskipun itu hanya sebagai hiburan, iklan atau entah apapun itu yang hanya ada di sinetron dan film FTV.
-Ini bukan soal suka atau tidak. Mungkin karena terlalu sering cerita cinta yang menurut saya cerita cinta yang bermula dari saling tabrakan kemudian saling berebut mengambil buku, sementara tangan saling berpegangan dan kedua mata beradu pandang, lalu endingnya tiba -tiba jatuh dalam "kubangan cinta". 
(Ini kan alay kayak di pantai).
- Cerita cinta yang seperti itu hanya mengajarkan generasi kita bahwa standar hidup ya seperti itu. Cerita cinta ko ngga inspiratif sama sekali. Mbok ya dibikin yang lebih seru. Cerita cinta ko seperti sinetron korea saja...monoton dan ngga ada greget sama sekali.
Para produser mbok ya lebih kreatif, saya yang melihat ini menjadi geli sendiri. sampai hafal model dan alur cerita " tabrakan" seperti ini. Bahkan ratusan alur cerita yang seperti ini saya tonton meskipun judul filmnya beda. 
Sama ceritanya di bagian ini, ngga jauh -jauh dari tabrakan.....kemudian jatuh cinta....I love you, dan bla bla bla.... emang sesimple itukah cinta ?
-Cinta yang sesungguhnya bukan terletak hanya pada sunggingan senyum, binar mata, kata indah, langkah kaki, sentuhan tangan, helaian rambut, degup jantung, tetes air mata, suara meninggi, wajah sendu, muka padam dan tawa bahagia atau hanya pelampiasan seks yang bertopeng cinta. 
Semua itu hanya kulit dan akan pudar pada waktunya. Cinta yang nyata, bukan imajinasi atau hanya sekedar bunga tidur. Cinta adalah ketika dirimu bersungguh -sungguh untuk melakukan apapun tanpa harus ditunjuk -tunjukkan, dipertontonkan dan disebut-sebut. Bahkan seorang pecinta tak perlu mengatakan apapun ketika dia dimabuk kepayang.
- Bagi saya cinta itu seperti kata yang tak sempat diucapkan oleh mentari kepada dedaunan yang menjadikannya bisa memproduksi klorofil bagi kesejahteraan semesta . Atau seperti isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya hilang melebur cintanya dalam setiap titik rintiknya.
-Saya suka produk Asus tapi sayang cerita cinta yang dijadikan iklan terlalu konvensional dan kealay-alay-an.
Close Menu