Selamat Datang di assiry.kaligrafi-masjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

assiry.kaligrafi-masjid.comadalah buah karya dari Muhammad Assiry Jasiri, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi ternama di Kudus. Kemudian ia hijrah ke Jakarta dan belajar ilmu seni rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi. Kini, segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik di tingkat Nasional maupun di Asia tenggara (ASEAN). Sudah begitu banyak pula masjid/musholla, gedung, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik, serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

KH. NUR AUFA SHIDDIQ

Muhammad Assiry, 09 Juni 2017
Ramadhan ke 12.


Guru....
Segunung, selembah emas tiada arti
Tanpamu aku mengaduh sendiri
Layaknya temaram tanpa semburat cahya ilahi

Guru....
Terasa betul begitu payahnya aku
Begitu berarti hingga hilang rasa tanpa hadirmu
Engkau adalah oase di tengah dahagaku.

Guru.....
Bila malam tiba, sehabis isya hingga menjelang subuh 3 tahun berlalu
Atau ketika sepiring nasi untuk sahurku tak pernah terlewat dalam perhatianmu
Engkau mi'raj bertasbih dan menasehatiku meninggalkan dunia yang kumuh itu

Guru....
Entah apa jadinya aku saat ini
Mungkin seonggok busuk yang terantuk duri
Jika Tuhan tak mempertemukanku denganmu.

Guru....
Aku masih ingat artinya tak akan pernah lupa
Betapa marahmu saat khilafku adalah doa
Agar aku seperti dalam setiap bingkai cita yang engkau rengkuhkan asa

Guru....
Ingin rasanya selalu dalam cintamu, aku tak mau jauh darimu
Ketika tanganmu menuntun tanganku mengikuti setiap gerak huruf
Kemudian engkau meniupkan setiap ruh huruf itu di kalbuku

Guru....
Ketika semua orang memganggapmu tiada
justru setiap saat aku terus saja bersua denganmu
Saat menggoreskan kalam suciNya disitu dirimu hadir slalu dalam setiap nafas penaku

Guru...
Semoga apapun yang aku darmakan kepada siapapun
Yang aku sebut sebagai kaligrafi dan nasehatmu
Maka Tuhan mengijinkan pahalanya aku persembahkan untukmu.

Guru....
Jika ada suara engkau adalah denting nadanya
Jika aku rinai hujan maka engkau adalah awan yang berarak juna
Engkau adalah ruhku yang tak kan lekang bagi jasadku ada


Close Menu