Selamat Datang di assiry.kaligrafi-masjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

assiry.kaligrafi-masjid.comadalah buah karya dari Muhammad Assiry Jasiri, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi ternama di Kudus. Kemudian ia hijrah ke Jakarta dan belajar ilmu seni rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi. Kini, segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik di tingkat Nasional maupun di Asia tenggara (ASEAN). Sudah begitu banyak pula masjid/musholla, gedung, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik, serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

BERHENTI NGUBER -NGUBER TUHAN

Muhammad assiry,  21 Juli 2017


Banyak orang nguber -uber Tuhan, mencari Tuhan katanya. Perburuan tentang Tuhan dilakukan dengan berbagai cara dan ritual umum juga ritual agama. Apakah mereka berhasil? Ternyata tidak. Mereka justru menemukan Tuhan -Tuhan palsu yang mereka sangka Tuhan.

Allah tidak usah dicari, lha wong Dia ngga hilang, ngga tercecer sehingga tidak perlu repot-repot mencariNya.

Allah itu kan lebih dekat bahkan dari urat leher kita. Namun sesungguhnya bukan saya, anda atau kita yang menemukanNya. Melainkan Ia yang akan menemukan kita sendiri " Yahdillahu linuurihi man yasyaa". Allah sendiri yang akan menunjukkan cahaNya kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Ia sendiri yang akan menyinari qalbu kita dengan NurNya.

Maka tidak perlu susah payah sampai mabuk kesana kemari apalagi dengan menenteng kekuasaan, jabatan, kehebatan dan kepongahan hidup bahwa seolah -olah anda paling baik, paling berkuasa dan paling beragama. Berhentilah menuding siapapun, menyalahkan orang lain, heningkan dirimu, ikhlaskan qalbumu, penuhi qalbumu itu dengan ketawadhuan agar Allah mendapatimu dalam keadaan ruku' dan sujud kemudian menggendongmu pada punggung ma'rifatNya.

Caranya? Tebarkan cinta, berangus kebencian kepada apapun dan siapapun . Semaikan kedamaian dan biarkan kecambah Ma'rifat tumbuh diantara ruh rabbanimu kemudian berkembang menjalar dan berbuah hakiki dan kelak menjadi pohon sejati yang memberikan teduh kepada sesamamu.
Close Menu