Selamat Datang di assiry.kaligrafi-masjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

assiry.kaligrafi-masjid.comadalah buah karya dari Muhammad Assiry Jasiri, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi ternama di Kudus. Kemudian ia hijrah ke Jakarta dan belajar ilmu seni rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi. Kini, segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik di tingkat Nasional maupun di Asia tenggara (ASEAN). Sudah begitu banyak pula masjid/musholla, gedung, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik, serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

PROSES PENGECATAN GRC ASSIRY ART

Muhammad Assiry, 16 April 2018


Khusus untuk permukaan panel GRC (Glass-fiber Reinforced Concrete), Dalam kasus tertentu, pencucian permukaan panel dengan detergen biasanya cukup untuk menghilangkan release agent yang masih menempel pada permukaan panel. Tetapi cara yang paling aman adalah dengan melakukan uji coba pengecatan secara langsung pada sampel panel GRC yang bersangkutan. Perlu dipersiapkan dengan baik agar segala sesuatunya bisa berjalan dengan lancar dan mengurangi resiko untuk timbulnya masalah yang akan  dihadapi. Dalam proses pengecatan plafond dan GRC ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum anda bekerja untuk memulai mengecat.

Untuk Permukaan dinding yang sebelumnya telah di cat, sebaiknya kita melakukan uji coba terlebih dahulu, pertama kali yang dilakukan adalah  bersihkan dinding dari debu-debu  dan sisa-sisa kotoran yang menempel pada dinding.  Langkah pertama usapkan telapak tangan anda pada dinding tersebut untuk menguji apakah pada dinding tersebut telah terjadi pengapuran. Jika pada telapak tangan anda terdapat tepung putih yang halus, maka pengapuran (chalking) telah terjadi. Langkah kedua siramlah tembok dengan air bersih, jika air terserap kedalam lapisan cat maka dapat dipastikan bahwa lapisan cat tersebut sudah tidak layak lagi untuk di cat ulang.

Pada keadaan yang lebih parah, akan terjadi gelembung-gelembung (blistering) pada lapisan cat, dimana daya lekat (adhesion) cat tersebut pada substrat sudah hilang. Jika salah satu atau kedua hal tersebut terjadi, maka jalan yang terbaik untuk dilakukan sebelum pengecatan ulang dilaksanakan adalah dengan mengelupaskan seluruh lapisan cat yang lama dengan menggunakan Kem-Tone  Paint Remover.  Setelah bersih, basuhlah tembok tersebut dengan air bersih. Setelah kering, Dinding telah siap untuk di cat ulang kembali. Ikuti petunjuk pengecatan untuk tembok baru. Dan  Alternatif terakhir adalah dengan cara mencuci lapisan cat yang lama dengan menggunakan sikat dan air sabun atau detergen. Setelah kering berilah satu lapis Kem-Tone  3-in-1 Primer /Sealer atau Kem-Tone Wall Sealer pada dinding tersebut. Setelah kering kini dinding telah siap untuk dicat kembali. Perlu diingat, alternatif ini bukanlah merupakan solusi terbaik. Khusus untuk tembok lama yang telah berjamur atau berlumut, bersihkan dahulu jamur/lumut dengan menggunakan larutan 20% pemutih pakaian dalam air bersih. Kemudian ujilah kondisi lapisan cat lama seperti diatas.


Close Menu